Buat kamu-kamu yang lagi galau, bete, ataupun mengalami sejuta perasaan lain yang sekarang lagi kamu rasain. Tau ga, ternyata warna-warni makanan juga punya efek yang berbeda untuk mood kamu! Jadinya, kamu bisa pilih makanan terutama sayuran dan buah yang cocok buat nge-boost mood kamu yang lagi happy atau bantu kamu untuk buang jauh-jauh perasaan galau.
1. Dominant Red
Merah itu sering diasosiasikan dengan simbol dominasi, bisa berefek negatif dan positif seperti aktif, kuat, passionate, hangat, tapi juga bisa agresif ataupun gusar. Warna ini juga dianggap bisa menambah tenaga dan meningkatkan suhu tubuh sehingga bisa sebabkan adrenalin kamu meningkat. Contoh makanan dengan warna merah misalnya, stroberi, cabe merah, tomat, cherry. Jadi, konsumsi makanan ini untuk nge-boost mood kamu dan biar lebih bertenaga dalam melakukan aktivitas kamu.
2. Relaxation Green
Kalau kamu ingin merasa lebih rileks, coba deh makan makanan yang banyak warna hijaunya. Makanan yang berwarna hijau itu diasosiasikan dengan sifat yang relaksasi dan menenangkan. Selain itu, makanan hijau memberikan efek pembersih, memurnikan, keseimbangan, dan menstimulasi kerja sistem pencernaan kamu dengan lebih baik. Bayam, kiwi, brokoli, anggur hijau, apel hijau adalah contoh makanan yang ada di kelompok ini.
3. Happy Yellow
Saat keadaan kamu lagi gak menyenangkan dan galau, cobain deh makanan dengan warna kuning ataupun jingga. Makanan dengan warna ini bisa kasih efek untuk membuat kamu lebih ceria dan bahagia. Buah dan sayur yang masuk kelompok ini contohnya wortel, semangka kuning, nanas, mangga, labu, jeruk, dan jagung. Selain jadi lebih happy, bonus yang bakalan kamu dapat adalah asupan senyawa karotenoid yang berfungsi sebagai antioksidan dan senyawa antikanker. Selain itu, senyawa lutein yang ada pada buah dan sayur warna kuning juga bantu untuk jaga kesehatan mata kamu. Selain bikin lebih happy, makanan kuning juga sering disebut makanan untuk pikiran karena dapat meningkatkan fokus dan konsentrasi.
4. Peaceful Blue
Biru, warna ini adalah warna favorit karena kalau kamu lagi gelisah, pasti bakal jadi tenang kalau lihat warna biru. Makanan biru itu adalah lawan dari makanan merah, karena memang warna ini bisa memberikan kamu efek ketenangan, dan contoh makanan dengan warna ini adalah blueberry, kubis merah, dan umbi bit. Selain bisa berikan ketenangan, makanan ini berfungsi untuk bantu jaga kesehatan pembuluh darah, dan efek anti bakteri. Senyawa resveratrol pada anggur ungu juga bantu kamu jaga kesehatan jantung. Makanan ini juga memiliki efek kuat untuk mencegah penyakit yang dapat meningkatkan suhu tubuh seperti radang, campak, dll. Efek lain adalah, bisa membantu kamu untuk berpidato dan mengekspresikan diri kamu lebih baik, seru yah!
5. Purple Knight
Kalau lagi takut, dalam tekanan karena ujian yang susah, cobain deh makanan yang berwarna ungu seperti kismis, ubi ungu, buah naga ungu, kol ungu. Makanan ini bersifat untuk meningkatkan kualitas intuisi dan spirituil sehingga kamu bisa lebih berani mencoba dan tidak takut dalam menghadapi masalah. Be brave with purple!!
Sekarang kamu bebas pilih warna warni makanan yang cocok dengan mood, dan kamu juga dapat bonus lebih sehat, karena semua warna-warni makanan itu ada benefit kesehatannya yaitu senyawa-senyawa antioksidan dari sayuran dan buah. So, what is your color now?
References
Kaya N. 2004. Relationship between color and emotion: a study of college students. College Student Journal 38: 396-405
Damjanov M. 2008. Boost Your Mood With Color. Health Magazine. http://living.health.com [26 Agustus 2009]
Rising Women Magazine. Food & Beverage: Food, Energy, Color & Life. http://www.risingwomen.com [26 Agustus 2009]
Showing posts with label healthy. Show all posts
Showing posts with label healthy. Show all posts
Sunday, March 16, 2014
Tuesday, April 24, 2012
Liburan Tanpa Tambah GEMUK
liburan? Keluar kota bareng temen atau keluarga? Muter-muter di dalam kota lihat kembang api? Atau di rumah bersama DVD, playstation, dll? Apapun rencana kamu, pastikan tubuh dalam kondisi sehat. Tentunya enggak mau kan liburan cuma tidur di kamar karena sakit?
Gemuk bikin Pusing!
Ditha lagi merana. “Duuh, serba salah kalau gemuk! Udah susah cari baju yang ukurannya pas, kalo difoto mukanya jadi keliatan chubby banget, suka diledekin temen sekelas, belum lagi takut ditolak gebetan. Udah gitu, jadi sering pusing dan sakit kepala sebelah lagi. Sebeeeelllll!!!”
Familiar dengan kisah Ditha? Ato malah bingung karena sakit kepala sebelah rasanya ga ada nyambung-nyambungnya sama kegemukan? Eits, jangan salah! Para ahli menunjukkan kalau remaja yang tergolong gemuk lebih sering sakit kepala atau migraine dibanding remaja yang beratnya normal!
Migraine? What is It?
Gemuk Bikin Pusing!Sakit kepala kok sebelah? Well, mungkin belum banyak yang tahu kalau sakit kepala itu macam-macam jenisnya. Salah satu jenisnya yaitu sakit kepala sebelah atau yang dikenal sebagai migraine. Kalau sudah terkena migraine, kepala akan terasa sakit dan berdenyut-denyut hanya di sebelah bagian kepala. Nggak jarang rasa sakit ini juga disertai rasa mual, gangguan pendengaran, dan gangguan penglihatan3. Kalau sudah begini, aktivitas pasti terganggu! Belum lagi rasa pusing dan sakit yang kita derita! Uuuh, jangan sampai deh!
FYI, migraine ini merupakan jenis sakit kepala yang paling banyak ditemui di remaja. Contohnya di Polandia, statistik menunjukkan kalau 3 dari 10 remaja di negara Eropa tengah ini mengalami migraine4. Kabar buruknya, remaja yang gemuk bakal lebih gampang terkena migraine dibandingkan remaja yang badannya normal.
Obesity and Headache: It’s All Connected
Penyebab migraine dan sakit kepala memang beragam, bisa dari genetik, kekurangan cairan, cuaca yang ga bersahabat, rokok, sampai makanan tertentu. Nah, baru-baru ini penelitian menunjukkan kalau remaja yang berat badannya berlebih memiliki risiko 40% lebih sering terkena migraine dibandingkan remaja yang berat badannya normal. Tambahan lagi, risiko itu pun akan meningkat kalau kamu sering mengonsumsi fast food dan jarang berolahraga. Pasalnya, fast food seperti pizza dan potato chips merupakan salah satu jenis makanan yang dapat memicu sakit kepala3. Selain itu, kurangnya aktivitas fisik juga merupakan salah satu faktor yang meningkatkan risiko migraine.So, beware guys!
Migraine and Headache: Stay Away from Me!
Bagi kita yang punya berat ekstra, jangan khawatir. Risiko terkena migraine dan sakit kepala bisa dicegah dengan penurunan berat badan kok1. Jadi, jangan ragu untuk memperbanyak konsumsi sayur dan buah serta banyak beraktivitas fisik ya! Penampilan lebih oke, migraine dan sakit kepala pun menjauh! Tapi ingat, tetap cukupi kebutuhan nutrisi kamu. Susu tinggi mineral rendah lemak oke banget untuk menunjang aktivitas kamu.
Buat kamu yang memiliki berat badan normal, risiko terkena migraine memang lebih rendah, tapi bukan berarti bebas terhindar dari migraine. Migraine dan sakit kepala bisa terjadi akibat terekspos rokok, banyak mengonsumsi kafein (misalnya dari kopi), melewatkan waktu makan, kurang minum, atau kurang tidur. So stay away from cigarette, eat your balanced meal, and sleep well, guys! Minum paling tidak 8 gelas air putih sehari! Aktivitas fisik paling tidak 4 kali seminggu juga efektif untuk mencegah si migraine datang. Dan jangan lupa konsumsi susu tinggi mineral rendah lemak untuk memenuhi kebutuhan nutrisi untuk kamu yang aktif.
No migraine, no worry, stay active!
Familiar dengan kisah Ditha? Ato malah bingung karena sakit kepala sebelah rasanya ga ada nyambung-nyambungnya sama kegemukan? Eits, jangan salah! Para ahli menunjukkan kalau remaja yang tergolong gemuk lebih sering sakit kepala atau migraine dibanding remaja yang beratnya normal!
Migraine? What is It?
Gemuk Bikin Pusing!Sakit kepala kok sebelah? Well, mungkin belum banyak yang tahu kalau sakit kepala itu macam-macam jenisnya. Salah satu jenisnya yaitu sakit kepala sebelah atau yang dikenal sebagai migraine. Kalau sudah terkena migraine, kepala akan terasa sakit dan berdenyut-denyut hanya di sebelah bagian kepala. Nggak jarang rasa sakit ini juga disertai rasa mual, gangguan pendengaran, dan gangguan penglihatan3. Kalau sudah begini, aktivitas pasti terganggu! Belum lagi rasa pusing dan sakit yang kita derita! Uuuh, jangan sampai deh!
FYI, migraine ini merupakan jenis sakit kepala yang paling banyak ditemui di remaja. Contohnya di Polandia, statistik menunjukkan kalau 3 dari 10 remaja di negara Eropa tengah ini mengalami migraine4. Kabar buruknya, remaja yang gemuk bakal lebih gampang terkena migraine dibandingkan remaja yang badannya normal.
Obesity and Headache: It’s All Connected
Penyebab migraine dan sakit kepala memang beragam, bisa dari genetik, kekurangan cairan, cuaca yang ga bersahabat, rokok, sampai makanan tertentu. Nah, baru-baru ini penelitian menunjukkan kalau remaja yang berat badannya berlebih memiliki risiko 40% lebih sering terkena migraine dibandingkan remaja yang berat badannya normal. Tambahan lagi, risiko itu pun akan meningkat kalau kamu sering mengonsumsi fast food dan jarang berolahraga. Pasalnya, fast food seperti pizza dan potato chips merupakan salah satu jenis makanan yang dapat memicu sakit kepala3. Selain itu, kurangnya aktivitas fisik juga merupakan salah satu faktor yang meningkatkan risiko migraine.So, beware guys!
Migraine and Headache: Stay Away from Me!
Bagi kita yang punya berat ekstra, jangan khawatir. Risiko terkena migraine dan sakit kepala bisa dicegah dengan penurunan berat badan kok1. Jadi, jangan ragu untuk memperbanyak konsumsi sayur dan buah serta banyak beraktivitas fisik ya! Penampilan lebih oke, migraine dan sakit kepala pun menjauh! Tapi ingat, tetap cukupi kebutuhan nutrisi kamu. Susu tinggi mineral rendah lemak oke banget untuk menunjang aktivitas kamu.
Buat kamu yang memiliki berat badan normal, risiko terkena migraine memang lebih rendah, tapi bukan berarti bebas terhindar dari migraine. Migraine dan sakit kepala bisa terjadi akibat terekspos rokok, banyak mengonsumsi kafein (misalnya dari kopi), melewatkan waktu makan, kurang minum, atau kurang tidur. So stay away from cigarette, eat your balanced meal, and sleep well, guys! Minum paling tidak 8 gelas air putih sehari! Aktivitas fisik paling tidak 4 kali seminggu juga efektif untuk mencegah si migraine datang. Dan jangan lupa konsumsi susu tinggi mineral rendah lemak untuk memenuhi kebutuhan nutrisi untuk kamu yang aktif.
No migraine, no worry, stay active!
Categories
beauty,
embarrassing moment,
healthy
Sarapan untuk Konsentrasi di Sekolah
Setujukah kamu bahwa sarapan adalah waktu makan yang paling penting dalam sehari? Terlebih lagi bagi remaja yang sedang dalam masa pertumbuhan, kecukupan nutrisi dari sarapan harus dipenuhi dengan baik. Sayangnya, hanya 50% anak-anak berusia 6 -11 tahun yang mengkonsumsi sarapan secara teratur. Lalu bagaimana dengan remaja yang lebih tua?
Prevalensi remaja untuk melewatkan waktu sarapan lebih tinggi daripada anak-anak, terutama untuk remaja putri. Mereka akan cenderung menghabiskan waktu untuk menata penampilan dibandingkan dengan sarapan. Selain itu mereka juga percaya bahwa untuk mendapatkan tubuh yang langsing dan cantik, mereka harus diet ketat dan salah satu caranya adalah dengan melewatkan sarapan.
Tanpa disadari, nutrisi yang diperoleh saat sarapan sangat penting dan sangat mempengaruhi aktivitas sepanjang hari. Konsumsi sarapan terbukti mampu meningkatkan fungsi kognitif sehingga otak mampu berkonsentrasi, mengingat, serta memecahkan soal-soal dengan lebih akurat. Tidak hanya itu saja, remaja yang mengkonsumsi sarapan merasa lebih berenergi, mampu berpikir jernih, dan memililki mood yang lebih baik. Sarapan akan meningkatkan kadar gula darah yang diketahui memiliki hubungan positif dengan mood dan kemampuan berkonsentrasi sehingga kamu bisa berprestasi lebih baik di sekolah.
Prevalensi remaja untuk melewatkan waktu sarapan lebih tinggi daripada anak-anak, terutama untuk remaja putri. Mereka akan cenderung menghabiskan waktu untuk menata penampilan dibandingkan dengan sarapan. Selain itu mereka juga percaya bahwa untuk mendapatkan tubuh yang langsing dan cantik, mereka harus diet ketat dan salah satu caranya adalah dengan melewatkan sarapan.
Tanpa disadari, nutrisi yang diperoleh saat sarapan sangat penting dan sangat mempengaruhi aktivitas sepanjang hari. Konsumsi sarapan terbukti mampu meningkatkan fungsi kognitif sehingga otak mampu berkonsentrasi, mengingat, serta memecahkan soal-soal dengan lebih akurat. Tidak hanya itu saja, remaja yang mengkonsumsi sarapan merasa lebih berenergi, mampu berpikir jernih, dan memililki mood yang lebih baik. Sarapan akan meningkatkan kadar gula darah yang diketahui memiliki hubungan positif dengan mood dan kemampuan berkonsentrasi sehingga kamu bisa berprestasi lebih baik di sekolah.
Subscribe to:
Posts (Atom)
Showing posts with label healthy. Show all posts
Showing posts with label healthy. Show all posts
Sunday, March 16, 2014
Colours For Your Mood
Buat kamu-kamu yang lagi galau, bete, ataupun mengalami sejuta perasaan lain yang sekarang lagi kamu rasain. Tau ga, ternyata warna-warni makanan juga punya efek yang berbeda untuk mood kamu! Jadinya, kamu bisa pilih makanan terutama sayuran dan buah yang cocok buat nge-boost mood kamu yang lagi happy atau bantu kamu untuk buang jauh-jauh perasaan galau.
1. Dominant Red
Merah itu sering diasosiasikan dengan simbol dominasi, bisa berefek negatif dan positif seperti aktif, kuat, passionate, hangat, tapi juga bisa agresif ataupun gusar. Warna ini juga dianggap bisa menambah tenaga dan meningkatkan suhu tubuh sehingga bisa sebabkan adrenalin kamu meningkat. Contoh makanan dengan warna merah misalnya, stroberi, cabe merah, tomat, cherry. Jadi, konsumsi makanan ini untuk nge-boost mood kamu dan biar lebih bertenaga dalam melakukan aktivitas kamu.
2. Relaxation Green
Kalau kamu ingin merasa lebih rileks, coba deh makan makanan yang banyak warna hijaunya. Makanan yang berwarna hijau itu diasosiasikan dengan sifat yang relaksasi dan menenangkan. Selain itu, makanan hijau memberikan efek pembersih, memurnikan, keseimbangan, dan menstimulasi kerja sistem pencernaan kamu dengan lebih baik. Bayam, kiwi, brokoli, anggur hijau, apel hijau adalah contoh makanan yang ada di kelompok ini.
3. Happy Yellow
Saat keadaan kamu lagi gak menyenangkan dan galau, cobain deh makanan dengan warna kuning ataupun jingga. Makanan dengan warna ini bisa kasih efek untuk membuat kamu lebih ceria dan bahagia. Buah dan sayur yang masuk kelompok ini contohnya wortel, semangka kuning, nanas, mangga, labu, jeruk, dan jagung. Selain jadi lebih happy, bonus yang bakalan kamu dapat adalah asupan senyawa karotenoid yang berfungsi sebagai antioksidan dan senyawa antikanker. Selain itu, senyawa lutein yang ada pada buah dan sayur warna kuning juga bantu untuk jaga kesehatan mata kamu. Selain bikin lebih happy, makanan kuning juga sering disebut makanan untuk pikiran karena dapat meningkatkan fokus dan konsentrasi.
4. Peaceful Blue
Biru, warna ini adalah warna favorit karena kalau kamu lagi gelisah, pasti bakal jadi tenang kalau lihat warna biru. Makanan biru itu adalah lawan dari makanan merah, karena memang warna ini bisa memberikan kamu efek ketenangan, dan contoh makanan dengan warna ini adalah blueberry, kubis merah, dan umbi bit. Selain bisa berikan ketenangan, makanan ini berfungsi untuk bantu jaga kesehatan pembuluh darah, dan efek anti bakteri. Senyawa resveratrol pada anggur ungu juga bantu kamu jaga kesehatan jantung. Makanan ini juga memiliki efek kuat untuk mencegah penyakit yang dapat meningkatkan suhu tubuh seperti radang, campak, dll. Efek lain adalah, bisa membantu kamu untuk berpidato dan mengekspresikan diri kamu lebih baik, seru yah!
5. Purple Knight
Kalau lagi takut, dalam tekanan karena ujian yang susah, cobain deh makanan yang berwarna ungu seperti kismis, ubi ungu, buah naga ungu, kol ungu. Makanan ini bersifat untuk meningkatkan kualitas intuisi dan spirituil sehingga kamu bisa lebih berani mencoba dan tidak takut dalam menghadapi masalah. Be brave with purple!!
Sekarang kamu bebas pilih warna warni makanan yang cocok dengan mood, dan kamu juga dapat bonus lebih sehat, karena semua warna-warni makanan itu ada benefit kesehatannya yaitu senyawa-senyawa antioksidan dari sayuran dan buah. So, what is your color now?
References
Kaya N. 2004. Relationship between color and emotion: a study of college students. College Student Journal 38: 396-405
Damjanov M. 2008. Boost Your Mood With Color. Health Magazine. http://living.health.com [26 Agustus 2009]
Rising Women Magazine. Food & Beverage: Food, Energy, Color & Life. http://www.risingwomen.com [26 Agustus 2009]
1. Dominant Red
Merah itu sering diasosiasikan dengan simbol dominasi, bisa berefek negatif dan positif seperti aktif, kuat, passionate, hangat, tapi juga bisa agresif ataupun gusar. Warna ini juga dianggap bisa menambah tenaga dan meningkatkan suhu tubuh sehingga bisa sebabkan adrenalin kamu meningkat. Contoh makanan dengan warna merah misalnya, stroberi, cabe merah, tomat, cherry. Jadi, konsumsi makanan ini untuk nge-boost mood kamu dan biar lebih bertenaga dalam melakukan aktivitas kamu.
2. Relaxation Green
Kalau kamu ingin merasa lebih rileks, coba deh makan makanan yang banyak warna hijaunya. Makanan yang berwarna hijau itu diasosiasikan dengan sifat yang relaksasi dan menenangkan. Selain itu, makanan hijau memberikan efek pembersih, memurnikan, keseimbangan, dan menstimulasi kerja sistem pencernaan kamu dengan lebih baik. Bayam, kiwi, brokoli, anggur hijau, apel hijau adalah contoh makanan yang ada di kelompok ini.
3. Happy Yellow
Saat keadaan kamu lagi gak menyenangkan dan galau, cobain deh makanan dengan warna kuning ataupun jingga. Makanan dengan warna ini bisa kasih efek untuk membuat kamu lebih ceria dan bahagia. Buah dan sayur yang masuk kelompok ini contohnya wortel, semangka kuning, nanas, mangga, labu, jeruk, dan jagung. Selain jadi lebih happy, bonus yang bakalan kamu dapat adalah asupan senyawa karotenoid yang berfungsi sebagai antioksidan dan senyawa antikanker. Selain itu, senyawa lutein yang ada pada buah dan sayur warna kuning juga bantu untuk jaga kesehatan mata kamu. Selain bikin lebih happy, makanan kuning juga sering disebut makanan untuk pikiran karena dapat meningkatkan fokus dan konsentrasi.
4. Peaceful Blue
Biru, warna ini adalah warna favorit karena kalau kamu lagi gelisah, pasti bakal jadi tenang kalau lihat warna biru. Makanan biru itu adalah lawan dari makanan merah, karena memang warna ini bisa memberikan kamu efek ketenangan, dan contoh makanan dengan warna ini adalah blueberry, kubis merah, dan umbi bit. Selain bisa berikan ketenangan, makanan ini berfungsi untuk bantu jaga kesehatan pembuluh darah, dan efek anti bakteri. Senyawa resveratrol pada anggur ungu juga bantu kamu jaga kesehatan jantung. Makanan ini juga memiliki efek kuat untuk mencegah penyakit yang dapat meningkatkan suhu tubuh seperti radang, campak, dll. Efek lain adalah, bisa membantu kamu untuk berpidato dan mengekspresikan diri kamu lebih baik, seru yah!
5. Purple Knight
Kalau lagi takut, dalam tekanan karena ujian yang susah, cobain deh makanan yang berwarna ungu seperti kismis, ubi ungu, buah naga ungu, kol ungu. Makanan ini bersifat untuk meningkatkan kualitas intuisi dan spirituil sehingga kamu bisa lebih berani mencoba dan tidak takut dalam menghadapi masalah. Be brave with purple!!
Sekarang kamu bebas pilih warna warni makanan yang cocok dengan mood, dan kamu juga dapat bonus lebih sehat, karena semua warna-warni makanan itu ada benefit kesehatannya yaitu senyawa-senyawa antioksidan dari sayuran dan buah. So, what is your color now?
References
Kaya N. 2004. Relationship between color and emotion: a study of college students. College Student Journal 38: 396-405
Damjanov M. 2008. Boost Your Mood With Color. Health Magazine. http://living.health.com [26 Agustus 2009]
Rising Women Magazine. Food & Beverage: Food, Energy, Color & Life. http://www.risingwomen.com [26 Agustus 2009]
Tuesday, April 24, 2012
Liburan Tanpa Tambah GEMUK
liburan? Keluar kota bareng temen atau keluarga? Muter-muter di dalam kota lihat kembang api? Atau di rumah bersama DVD, playstation, dll? Apapun rencana kamu, pastikan tubuh dalam kondisi sehat. Tentunya enggak mau kan liburan cuma tidur di kamar karena sakit?
Gemuk bikin Pusing!
Ditha lagi merana. “Duuh, serba salah kalau gemuk! Udah susah cari baju yang ukurannya pas, kalo difoto mukanya jadi keliatan chubby banget, suka diledekin temen sekelas, belum lagi takut ditolak gebetan. Udah gitu, jadi sering pusing dan sakit kepala sebelah lagi. Sebeeeelllll!!!”
Familiar dengan kisah Ditha? Ato malah bingung karena sakit kepala sebelah rasanya ga ada nyambung-nyambungnya sama kegemukan? Eits, jangan salah! Para ahli menunjukkan kalau remaja yang tergolong gemuk lebih sering sakit kepala atau migraine dibanding remaja yang beratnya normal!
Migraine? What is It?
Gemuk Bikin Pusing!Sakit kepala kok sebelah? Well, mungkin belum banyak yang tahu kalau sakit kepala itu macam-macam jenisnya. Salah satu jenisnya yaitu sakit kepala sebelah atau yang dikenal sebagai migraine. Kalau sudah terkena migraine, kepala akan terasa sakit dan berdenyut-denyut hanya di sebelah bagian kepala. Nggak jarang rasa sakit ini juga disertai rasa mual, gangguan pendengaran, dan gangguan penglihatan3. Kalau sudah begini, aktivitas pasti terganggu! Belum lagi rasa pusing dan sakit yang kita derita! Uuuh, jangan sampai deh!
FYI, migraine ini merupakan jenis sakit kepala yang paling banyak ditemui di remaja. Contohnya di Polandia, statistik menunjukkan kalau 3 dari 10 remaja di negara Eropa tengah ini mengalami migraine4. Kabar buruknya, remaja yang gemuk bakal lebih gampang terkena migraine dibandingkan remaja yang badannya normal.
Obesity and Headache: It’s All Connected
Penyebab migraine dan sakit kepala memang beragam, bisa dari genetik, kekurangan cairan, cuaca yang ga bersahabat, rokok, sampai makanan tertentu. Nah, baru-baru ini penelitian menunjukkan kalau remaja yang berat badannya berlebih memiliki risiko 40% lebih sering terkena migraine dibandingkan remaja yang berat badannya normal. Tambahan lagi, risiko itu pun akan meningkat kalau kamu sering mengonsumsi fast food dan jarang berolahraga. Pasalnya, fast food seperti pizza dan potato chips merupakan salah satu jenis makanan yang dapat memicu sakit kepala3. Selain itu, kurangnya aktivitas fisik juga merupakan salah satu faktor yang meningkatkan risiko migraine.So, beware guys!
Migraine and Headache: Stay Away from Me!
Bagi kita yang punya berat ekstra, jangan khawatir. Risiko terkena migraine dan sakit kepala bisa dicegah dengan penurunan berat badan kok1. Jadi, jangan ragu untuk memperbanyak konsumsi sayur dan buah serta banyak beraktivitas fisik ya! Penampilan lebih oke, migraine dan sakit kepala pun menjauh! Tapi ingat, tetap cukupi kebutuhan nutrisi kamu. Susu tinggi mineral rendah lemak oke banget untuk menunjang aktivitas kamu.
Buat kamu yang memiliki berat badan normal, risiko terkena migraine memang lebih rendah, tapi bukan berarti bebas terhindar dari migraine. Migraine dan sakit kepala bisa terjadi akibat terekspos rokok, banyak mengonsumsi kafein (misalnya dari kopi), melewatkan waktu makan, kurang minum, atau kurang tidur. So stay away from cigarette, eat your balanced meal, and sleep well, guys! Minum paling tidak 8 gelas air putih sehari! Aktivitas fisik paling tidak 4 kali seminggu juga efektif untuk mencegah si migraine datang. Dan jangan lupa konsumsi susu tinggi mineral rendah lemak untuk memenuhi kebutuhan nutrisi untuk kamu yang aktif.
No migraine, no worry, stay active!
Familiar dengan kisah Ditha? Ato malah bingung karena sakit kepala sebelah rasanya ga ada nyambung-nyambungnya sama kegemukan? Eits, jangan salah! Para ahli menunjukkan kalau remaja yang tergolong gemuk lebih sering sakit kepala atau migraine dibanding remaja yang beratnya normal!
Migraine? What is It?
Gemuk Bikin Pusing!Sakit kepala kok sebelah? Well, mungkin belum banyak yang tahu kalau sakit kepala itu macam-macam jenisnya. Salah satu jenisnya yaitu sakit kepala sebelah atau yang dikenal sebagai migraine. Kalau sudah terkena migraine, kepala akan terasa sakit dan berdenyut-denyut hanya di sebelah bagian kepala. Nggak jarang rasa sakit ini juga disertai rasa mual, gangguan pendengaran, dan gangguan penglihatan3. Kalau sudah begini, aktivitas pasti terganggu! Belum lagi rasa pusing dan sakit yang kita derita! Uuuh, jangan sampai deh!
FYI, migraine ini merupakan jenis sakit kepala yang paling banyak ditemui di remaja. Contohnya di Polandia, statistik menunjukkan kalau 3 dari 10 remaja di negara Eropa tengah ini mengalami migraine4. Kabar buruknya, remaja yang gemuk bakal lebih gampang terkena migraine dibandingkan remaja yang badannya normal.
Obesity and Headache: It’s All Connected
Penyebab migraine dan sakit kepala memang beragam, bisa dari genetik, kekurangan cairan, cuaca yang ga bersahabat, rokok, sampai makanan tertentu. Nah, baru-baru ini penelitian menunjukkan kalau remaja yang berat badannya berlebih memiliki risiko 40% lebih sering terkena migraine dibandingkan remaja yang berat badannya normal. Tambahan lagi, risiko itu pun akan meningkat kalau kamu sering mengonsumsi fast food dan jarang berolahraga. Pasalnya, fast food seperti pizza dan potato chips merupakan salah satu jenis makanan yang dapat memicu sakit kepala3. Selain itu, kurangnya aktivitas fisik juga merupakan salah satu faktor yang meningkatkan risiko migraine.So, beware guys!
Migraine and Headache: Stay Away from Me!
Bagi kita yang punya berat ekstra, jangan khawatir. Risiko terkena migraine dan sakit kepala bisa dicegah dengan penurunan berat badan kok1. Jadi, jangan ragu untuk memperbanyak konsumsi sayur dan buah serta banyak beraktivitas fisik ya! Penampilan lebih oke, migraine dan sakit kepala pun menjauh! Tapi ingat, tetap cukupi kebutuhan nutrisi kamu. Susu tinggi mineral rendah lemak oke banget untuk menunjang aktivitas kamu.
Buat kamu yang memiliki berat badan normal, risiko terkena migraine memang lebih rendah, tapi bukan berarti bebas terhindar dari migraine. Migraine dan sakit kepala bisa terjadi akibat terekspos rokok, banyak mengonsumsi kafein (misalnya dari kopi), melewatkan waktu makan, kurang minum, atau kurang tidur. So stay away from cigarette, eat your balanced meal, and sleep well, guys! Minum paling tidak 8 gelas air putih sehari! Aktivitas fisik paling tidak 4 kali seminggu juga efektif untuk mencegah si migraine datang. Dan jangan lupa konsumsi susu tinggi mineral rendah lemak untuk memenuhi kebutuhan nutrisi untuk kamu yang aktif.
No migraine, no worry, stay active!
Sarapan untuk Konsentrasi di Sekolah
Setujukah kamu bahwa sarapan adalah waktu makan yang paling penting dalam sehari? Terlebih lagi bagi remaja yang sedang dalam masa pertumbuhan, kecukupan nutrisi dari sarapan harus dipenuhi dengan baik. Sayangnya, hanya 50% anak-anak berusia 6 -11 tahun yang mengkonsumsi sarapan secara teratur. Lalu bagaimana dengan remaja yang lebih tua?
Prevalensi remaja untuk melewatkan waktu sarapan lebih tinggi daripada anak-anak, terutama untuk remaja putri. Mereka akan cenderung menghabiskan waktu untuk menata penampilan dibandingkan dengan sarapan. Selain itu mereka juga percaya bahwa untuk mendapatkan tubuh yang langsing dan cantik, mereka harus diet ketat dan salah satu caranya adalah dengan melewatkan sarapan.
Tanpa disadari, nutrisi yang diperoleh saat sarapan sangat penting dan sangat mempengaruhi aktivitas sepanjang hari. Konsumsi sarapan terbukti mampu meningkatkan fungsi kognitif sehingga otak mampu berkonsentrasi, mengingat, serta memecahkan soal-soal dengan lebih akurat. Tidak hanya itu saja, remaja yang mengkonsumsi sarapan merasa lebih berenergi, mampu berpikir jernih, dan memililki mood yang lebih baik. Sarapan akan meningkatkan kadar gula darah yang diketahui memiliki hubungan positif dengan mood dan kemampuan berkonsentrasi sehingga kamu bisa berprestasi lebih baik di sekolah.
Prevalensi remaja untuk melewatkan waktu sarapan lebih tinggi daripada anak-anak, terutama untuk remaja putri. Mereka akan cenderung menghabiskan waktu untuk menata penampilan dibandingkan dengan sarapan. Selain itu mereka juga percaya bahwa untuk mendapatkan tubuh yang langsing dan cantik, mereka harus diet ketat dan salah satu caranya adalah dengan melewatkan sarapan.
Tanpa disadari, nutrisi yang diperoleh saat sarapan sangat penting dan sangat mempengaruhi aktivitas sepanjang hari. Konsumsi sarapan terbukti mampu meningkatkan fungsi kognitif sehingga otak mampu berkonsentrasi, mengingat, serta memecahkan soal-soal dengan lebih akurat. Tidak hanya itu saja, remaja yang mengkonsumsi sarapan merasa lebih berenergi, mampu berpikir jernih, dan memililki mood yang lebih baik. Sarapan akan meningkatkan kadar gula darah yang diketahui memiliki hubungan positif dengan mood dan kemampuan berkonsentrasi sehingga kamu bisa berprestasi lebih baik di sekolah.
Subscribe to:
Posts (Atom)

